Netanyahu Hadapi Tenggat Waktu untuk Bentuk Pemerintahan Baru Israel

Kemungkinan pemilihan parlemen Israel yang baru semakin besar hari Rabu (29/5), karena Perdana Menteri Benjamin Netanyahu tidak dapat membentuk pemerintahan baru sebelum tenggat waktu tengah malam.

Tidak ada tanda-tanda terobosan dalam pembicaraan pemimpin Israel dengan mantan menteri pertahanan Avigdor Lieberman, yang hanya punya lima kursi dari 120 anggota Knesset. Sangat penting bagi upaya Netanyahu memperoleh mayoritas yang berkuasa di parlemen. Tetapi Netanyahu menolak untuk memenuhi permintaan Lieberman bahwa orang-orang Yahudi ultra-Ortodoks menjadi sasaran wajib militer dalam militer Israel seperti halnya orang-orang Yahudi Israel lainnya, daripada dikecualikan seperti sebelumnya.

“Semuanya masih sama seperti semula,” kata Lieberman.

Anggota parlemen Israel memperdebatkan apakah akan membubarkan parlemen, meminta negara Yahudi itu ke pemilihan baru, hanya tujuh minggu setelah pemungutan suara awal April yang  membawa Netanyahu dalam posisi kuat untuk membentuk pemerintahan baru, menjadi perdana menteri untuk kelima kalinya dan pemimpin terlama di negara itu. (ps)

Leave a comment

Tinggalkan Balasan