Meksiko: Tarif AS Akan Rugikan Kedua Negara

Meksiko hari Senin (3/6) memperingatkan bahwa ancaman tarif baru Presiden Donald Trump terhadap ekspornya ke Amerika Serikat akan merugikan ekonomi kedua negara, dan menyebabkan lebih banyak lagi migran dari Amerika Tengah yang bepergian melewati Meksiko menuju Amerika Serikat.

Pada awal pembicaraan di Washington, para pejabat Meksiko menyatakan sejauh ini mereka hanya dapat bertindak untuk memenuhi tuntutan Trump agar menghambat perjalanan para migran melalui Meksiko, guna menghindari tarif 5% yang ditetapkan Trump mulai pekan depan.

Para pejabat secara spesifik mengesampingkan perjanjian “negara aman ketiga” yang mewajibkan para pencari suaka ke Amerika untuk lebih dulu mengajukan permohonan sebagai pengungsi di Meksiko.

“Ada batas jelas hingga sejauh mana kami dapat bernegosiasi, dan batasnya adalah martabat Meksiko,” kata Duta Besar Meksiko untuk Amerika Serikat Martha Barcena.

Barcena menambahkan bahwa tarif yang diterapkan Amerika “dapat menimbulkan instabilitas finansial dan ekonomi,” mengurangi kemampuan Meksiko untuk mengatasi arus migran dan “menawarkan alternatif” kepada orang-orang yang mengungsi dari Guatemala, Honduras dan El Salvador.

Para pejabat Meksiko berpendapat bahwa 250.000 migran lainnya mungkin mencoba mencapai Amerika apabila tarif itu diberlakukan, ditambah puluhan ribu orang yang telah mencapai perbatasan selatan Amerika setiap bulannya.

Trump tidak menunjukkan tanda-tanda melunakkan tuntutannya dalam cuitan yang ia tulis di tengah-tengah lawatannya ke London.

“Sebagai pertanda maksud baik, Meksiko harus segera menghentikan arus manusia dan narkoba melalui negara mereka dan ke perbatasan selatan kita,” cuitnya. “Mereka dapat melakukannya jika mereka mau!”

Presiden Meksiko Andres Manuel Lopez Obrador tetap yakin bahwa kedua pihak akan mencapai suatu kesepakatan, mengatakan kepada para wartawan bahwa ia optimistis.

​Ia mengatakan pemerintahannya tidak akan terlibat dalam konfrontasi, dan akan selalu membela mereka yang bermigrasi karena terpaksa untuk menghindari kekerasan atau kurangnya makanan atau lapangan pekerjaan.

Ia juga tetap bersikap positif bahwa apapun yang akan terjadi dalam perselisihan negaranya dengan Amerika Serikat, Meksiko memiliki orang-orang yang luar biasa dan dapat melalui setiap kesulitan. [uh]

Leave a comment

Tinggalkan Balasan