Rusia Klaim Tak Lagi Punya Personel Militer di Venezuela

Presiden AS Donald Trump menyatakan lewat cuitan di Twitter bahwa Rusia mengatakan telah memindahkan sebagian besar personel militernya dari Venezuela.

Langkah ini dilakukan Rusia dua bulan setelah Amerika mendesak Moskow agar meninggalkan negara itu.

Tindakan Moskow itu merupakan langkah mundur bagi Presiden sosialis Venezuela Nicolas Maduro. Dia telah bertumpu pada kekuasaan dengan dukungan Rusia dan Tiongkok, tetapi lebih dari 50 negara, termasuk AS, telah mengakui ketua Majelis Nasional Juan Guaido sebagai pemimpin sah Venezuela

Sebulan yang lalu, para pejabat Amerika berbicara di depan umum tentang apa yang mereka rasakan bahwa Maduro akan segera terguling ketika puluhan ribu orang memprotes pemerintahnya di jalan-jalan Caracas.

Tetapi dukungan militer untuk Maduro tetap stabil, kecuali sejumlah kecil pembelotan ke kubu Guaido, sehingga Maduro tetap berkuasa. (lt)

Leave a comment

Tinggalkan Balasan