Demokrat Desak Trump Batalkan Pidato Hari Kemerdekaan

Anggota fraksi Demokrat, Kamis (6/6), mendesak Presiden Donald Trump agar membatalkan rencana berpidato di Lincoln Memorial pada hari Kemerdekaan Amerika yang jatuh pada4 Juli. Alasannya, hal itu akan tampak seperti kampanye pada hari libur nasional yang secara tradisional bersifat a-politis.

Februari lalu, Trump menulis cuitan di Twitter, pemerintahannya akan menjadi tuan rumah “A Salute To America,” perayaan hari kemerdekaan yang ia perkirakan menjadi “salah satu pertemuan terbesar dalam sejarah Washington, DC.”

Acara itu, kata Trump, akan menampilkan pertunjukan kembang api, hiburan, “dan pidato oleh Presiden favorit Anda, saya!” tulisnya.

Kurang dari sebulan sebelum Hari-H, tiga anggota fraksi Demokrat di DPR termasuk ketua fraksi Mayoritas Steny Hoyer menulis kepada presiden dan menyatakan “sangat prihatin” bahwa Trump bermaksud mengadakan acara bertepatan perayaan tahunan itu.

Lincoln Memorial, tempat Trump berharap akan memberikan pidato, adalah lokasi salah satu pertemuan terbesar dalam sejarah ibu kota Amerika. Di Lincoln Memorial pada 1963, pemimpin hak-hak sipil Martin Luther King Jr memberikan pidatonya yang sangat terkenal “I Have a Dream” dalam Pawai ke Washington untuk Pekerjaan dan Kebebasan. Diperkirakan 250 ribu orang berada di sana kala itu.[ka]

Leave a comment

Tinggalkan Balasan