Menteri Keuangan G20: Perusahaan Besar Harus Bayar Pajak Lebih Tinggi

Pertemuan para menteri keuangan negara-negara G20 di Kota Fukuoka, Jepang, Sabtu (8/6), sepakat ada kebutuhan mendesak untuk memastikan agar perusahaan-perusahaan besar membayar pajak selayaknya dan menopang ekonomi di tengah melambannya pertumbuhan ekonomi global.

Menteri Keuangan Jepang Taro Aso mengatakan jangan sampai ada “pihak yang kalah” karena reformasi, yang katanya bisa jadi paling signifikan dalam satu abad.

Para menteri keuangan sedang mempertimbangkan sebuah kebijakan pajak baru berdasarkan besarnya nilai bisnis yang dijalankan sebuah perusahaan di suatu negara, bukan berdasarkan lokasi markasnya. Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin mengatakan seharusnya tidak ada perbedaan antara pasar dan perusahaan yang menjual secara online lewat inventaris mereka sendiri.

Meskipun para menteri keuangan baik dari negara kaya dan berkembang berbeda pendapat mengenai beberapa hal, mereka sepakat mengenai perlunya untuk merevisi sistem perpajakan yang berlaku sekarang ini.

G20, kelompok 20 ekonomi terbesar di dunia, telah menugaskan Organisasi Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi (OECD) untuk memperbaiki sistem perpajakan. Selama ini sistem itu dimanfaatkan oleh beberapa raksasa internet, seperti Facebook dan Amazon, di wilayah yurisdiksi dengan pajak rendah seperti Irlandia dan nyaris tidak membayar pajak di negara-negara lain di mana mereka mendapat keuntungan besar. [vm]

Leave a comment

Tinggalkan Balasan