UNHCR: Ribuan Mengungsi akibat Banjir Hebat Landa Kota Ghat, Libya

Badan pengungsi PBB, UNHCR, melaporkan, banjir hebat melanda kawasan luas di kota Ghat, Libya barat daya, sehingga ribuan orang terpaksa mengungsi.

Kata UNHCR banjir besar itu telah memaksa lebih dari 2.500 orang mengungsi. Hujan lebat yang dimulai hampir dua minggu lalu telah mengakibatkan banjir yang menghancurkan kota Ghat, menewaskan empat orang dan melukai lebih dari 30 lainnya.

Laporan UNHCR itu mengatakan, air banjir yang terus naik mengakibatkan banyak kerusakan rumah dan harta benda, memutuskan jalan-jalan utama dan jaringan telekomunikasi. Kata juru bicara UNHCR Charlie Yaxley, satu-satunya rumah sakit di kota itu juga terbenam air.

“Dua puluh ribu penduduk kota Ghat kini sangat membutuhkan bantuan kemanusiaan. Tempat berlindung, makanan dan bahan-bahan pokok lainnya sangat diperlukan. Banyak orang terpaksa mengungsi ke rumah keluarga mereka di tempat yang lebih tinggi, sementara lainnya berlindung dibawah tenda, sekolah dan bangunan umum lainnya. Di beberapa daerah, rumah dan ladang pertanian hancur, sehingga penduduk yang tergantung dari hasil pertanian akan menghadapi kesulitan besar,” paparnya.

Menurut Yaxley, UNHCR sedang mengirim bantuan seperti tenda, kasur, selimut, air minum dan pakaian bagi 400 keluarga. Kelompok Sabit Merah Libya dilaporkan sedang mengadakan usaha pencarian atas orang-orang yang mungkin masih terperangkap oleh banjir.

Ghat terletak dekat perbatasan Aljazair, dan sekitar 1.300 km barat daya ibukota Tripoli, yang kini dikuasai oleh pasukan Tuareg yang independen. Kota itu dilaporkan telah direbut oleh pemberontak pimpinan Jenderal Khalifa Haftar yang melancarkan perang atas pemerintahan yang sah di Tripoli.

Laskar Nasional Libya pimpinan Haftar mulai bergerak ke arah Tripoli dua bulan lalu untuk merebut ibukota. Laskar itu telah merebut kota-kota Awainat dan Ghat di barat daya tanpa perlawanan.

Pemerintah Tripoli menyatakan kota Ghat sebagai kawasan bencana dan memberi lebih dari tujuh juta dollar untuk membantu para korban. Pemerintahan pimpinan Jenderal Haftar yang berkuasa di bagian Timur Libya juga mengirim truk-truk bantuan ke kota Ghat. (ii)

Leave a comment

Tinggalkan Balasan