Aktor Peter Fonda Meninggal pada Usia 79 Tahun

Peter Fonda, bintang film terkenal Amerika dari era tahun ‘60 dan ‘70-an meninggal dunia hari Jumat di rumahnya di Los Angeles, California, karena penyakit kanker paru-paru.

Fonda terkenal dengan filmnya berjudul “Easy Rider” yang dibuat tahun 1969. Film itu dengan sangat baik mencerminkan gerakan anti-establishment yang sedang meluas. Dalam film itu Peter Fonda memperoleh nominasi Oscar, meski tidak memenangkannya.

Peter Fonda adalah putra bintang film Henry Fonda dan adik aktris Jane Fonda.

Film “Easy Rider”, di mana Peter Fonda ikut menulis skripnya mendorong dimulainya apa yang dikenal sebagai zaman baru di Hollywood dan munculnya produsen film independen. (ii)

Foto Beyonce Galeri Potret Nasional Smithsonian

Sebuah foto Beyonce yang diambil untuk sampul majalah Vogue edisi September 2018 akan diabadikan sebagai bagian dari dari Galeri Potret Nasional Smithsonian di Washington, D.C.

Foto itu diambil oleh Tyler Mitchell, fotografer Amerika keturunan Afrika pertama yang ditunjuk Vogue Amerika untuk mengambil foto yang akan dijadikan sampul majalah Vogue Amerika, dalam 125 tahun sejarah majalah itu.

Foto itu dipublikasikan Tyler di Instagram dan mendapat perhatian khusus pengelola Galeri Potret Nasional Smithsonian. Foto yang menampilkan Beyonce dalam busana Valentino dan topi Phillip Treacy ini dinilai Tyler merupakan karya terobosan yang memiliki nilai sejarah. Tidak hanya karena foto ini mengusung nilai seni yang tinggi tapi juga karena dibuat oleh fotografer kulit hitam pertama majalah yang menjadi panutan dunia fashion.

Tyler sendiri berambisi untuk menampilkan lebih banyak sosok kulit hitam di galeri bergengsi itu.

Beyonce menyambut keputusan tersebut. Ia sudah lama menyerukan agar media di Amerika memperhatikan pentingnya keberagaman. [mg/ab]

Sumber: cnn

Penyanyi Rap A$AP Rocky Divonis Bersalah di Swedia

Sebuah pengadilan di Swedia telah memutuskan bahwa penyanyi rap Amerika A$AP Rocky bersalah melakukan aksi penyerangan namun tidak akan lagi menjalani hukuman penjara terkait tindakannya itu.

Pengadilan itu, Rabu (14/8), memutuskan, ia dikenai hukuman yang ditangguhkan.

A$AP Rocky, yang nama aslinya Rakim Mayers, ditangkap bersama tiga anggota timnya setelah sebuah perkelahian yang berlangsung di Stockholm 30 Juni lalu.

Jaksa penuntut Swedia menuduh Mayers dan rekannya berulangkali memukul dan menendang korban dalam serangan yang berlangsung selama beberapa menit itu. Jaksa juga menuduh penyanyi rap itu memukul korban dengan botol kaca.

Mayers, yang mengaku tindakannya dilakukan untuk membela diri, dipenjara hampir selama lima pekan, namun dilepaskan awal bulan ini, sementara menunggu vonis pengadilannya.

Presiden Donald Trump berusaha mencampuri kasus itu dan mendesak Swedia untuk membebaskan A$AP Rocky.

Dalam serangkaian cuitannya di Twitter, Trump mengatakan,”Kami melakukan banyak hal untuk Swedia, namun sepertinya tidak ada imbalannya. Swedia seharusnya terfokus pada kejahatan yang sesungguhnya. Bebaskan Rocky,” tulisnya. [ab/uh]

Katy Perry dan Dr. Luke Kalah dalam Kasus Gugatan Penjiplakan Lagu

Lagu Dark Horse yang dibawakan Katy Perry ini dinyatakan sebuah juri pengadilan pekan lalu di Amerika sebagai lagu jiplakan dari karya bintang musik Kristen Marcus Gray. Lagu yang dirilis pada tahun 2013 ini diyakini hampir setenganya menjiplak lagu rap karya Gray yang berjudul Joyful Noise dan dirilis tahun 2009.

Tidak hanya itu. Lagu yang liriknya ditulis Katy Perry dituding menciptakan kaitan yang keliru antara lagu Kristen itu dengan sihir anti-Kristen, ilmu hitam, paganisme dan kekuatan jahat sebagaimana dituturkan dalam lirik lagu Dark Horse.

Marcus Gray yang juga dikenal sebagai Flame, menuding lagu Katy itu merusak reputasinya di dunia musik Kristen karena lagu Kary kini diasosiasikan dengan dirinya.

Katy tidak hadir pada tahap akhir pengadilan yang berlangsung tujuh hari itu. Dalam kesaksiannya yang disampaikan pekan sebelumnya, Katty bersikeras mengatakania belum pernah mendengar Joyful Noise, ia baru mendengar irama musik itu dari Dr Luke ketika sedang berlibur di Santa Barbara. Ia selesai menulis lirik lagu itu empat jam kemudian. (mg/ab)